Rabu, 14 Januari 2009

ARTIKEL








ARTIKEL




  1. Apa itu Teknologi Informasi dan Komunikasi




Duduklah di depan televisi dan perhatikan suatu acara yang sedang
ditayangkan. Apa yang anda dapatkan dari tayangan tersebut? Setiap
orang mungkin akan memberikan jawaban yang berbeda, tetapi semuanya
dapat dirangkumkan dalam satu kata yaitu mendapatkan informasi. Media
seperti televisi, Internet, surat kabar, handphone, satelit,
computer, kamera, bioskop, pamphlet, billboard di pinggir jalan,
hingga rambu-rambu jalan, merupakan media pemberi informasi. Pengguna
media telah menggunakan teknologi informasi untuk mengkomunikasikan
hal yang ingin mereka sampaikan kepada anda. penggunaan teknologi
informasi dapat berdampak Positif dan negatif, tergantung pada sikap
anda dalam mencerna hasil setiap olahannya. Berkaitan dengan hal
tersebut, teknologi informasi dan komunikasi dapat diartikan sebagai
ilmu yang mempelajari secara luas penggunaan teknologi untuk
memproses, memanipulasi, dan mengelola informasi.



Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi dan
komunikasi ini adalah mendapatkan iformasi untuk kehidupan pribadi
seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani.
kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita
bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau
kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa
mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideology
atau faktor lainnya yang dapat menghampat pertukaran pikiran.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memacu suatu cara
baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir,
kehidupan seperti ini dikenal dengan e-file, artinya kehidupan ini
sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik Dan
sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan
awalan e- seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library,
e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang
lainnya lagi yang berbasis elektronika. Dan dalam kehidupan kita
dimasa yang mendatang sektor teknologi informasi dan komunikasi
merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai
teknologi ini, maka ia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.







  1. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi




Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada jaman sekarang
sudah berkembang dengan pesat dibandingkan pada jaman dahulu. Pada
jaman dahulu seseorang yang ingin mengirimkan informasi kepada orang
lain masih menggunakan cara dan alat kuno, contohnya seperti mengirim
informasi menggunakan binatang seperti burung merpati dan burung
elang yang sudah dilatih terlebih dahulu dan membutuhkan waktu yang
cukup lama. Contoh yang lainya dengan menggunakan asap. Tetapi
seiring dengan perkembengan jaman dan teknologi yang sangat cepat
kita tidak perlu repot-repot menyampaikan sebuah informasi dengan
menggunakan media binatang(burung) yang memerlukan waktu yang lama,
Tetapi pada jaman sekarang kita tinggal duduk didepan computer dan
mengetik informasi yang akan disampaikan kepada orang lain dan tidak
memerlukan waktu yang cukup lama.



Teknologi Siaran Sejak PELITA I teknologi berupa siaran radio dan
televisi telah diprogramkan. Memang sarana dan prasarana pada waktu
itu belum ada atau belum memadai, namun dengan perkembangan teknologi
siaran, seperti siaran langsung dari satelit dan pemancar ulang
berdaya rendah, telah memungkinkan dicapainya seluruh pelosok tanah
air. Teknologi ini terus berkembang sampai dengan PELITA berikutnya,
yang kemudian berkembang dengan munculnya televisi swasta dan
jaringan televisi siaran lokal.



Satelit Komunikasi sejak tahun 1976, Indonesia
telah memasuki era informasi modern dengan beroperasinya SKSD PALAPA
I. Sistem satelit komunikasi ini merupakan kebutuhan yang unik bagi
indonesia, karena keadaan dan letak geogerafisnya. Dasar pertimbangan
pengembangan sistem ini adalah untuk keperluan pendidikan,
penerangan, hiburan, pemerintahan, bisnis, pertahanan keamanan, dan
perindustrian.



Komputer Perkembangan perangkat keras komputer
berkembang sangat pesat. Selain daya muatnya yang semakin besar,
kecepatan mengoperasinya juga semakin tinggi. Jika sepuluh tahun yang
lalu microprocessor komputer mampu mengakses memori dengan kecepatan
berjutaan detik, maka saat ini kecepatannya sudah dihitung dengan
permiliar (nano) detik. Komputer meja atau personal Computer saat ini
sudah tidak dipandang sebagai barang mewah lagi, melainkan suatu
kebutuhan yang esensial untuk dapat mengikuti kemajuan. Boleh
dikatakan tidak ada satu kantorpun yang tidak memiliki dan
mengoperasiakan komputer.



Tekonologi Video (Perekam Video) Perkembangan
dalam teknologi video sejalan dengan perkembangan komunikasi dan
komputer, meskipun orientasi utamanya adalah untuk keperluan hiburan.
PERKEMBANGAN TI DAN TK MENURUT RAMALAN PARA AHLI Dari dulu sejak
sebelum maraknya penggunaan TI dan TK dalam kehidupan dan dalam
bidang pendidikan pada khususnya, para ahli telah mengungkapkan
ramalannya tentang penggunaan TI dan TK ini. Berikut ini kita bahas
beberapa ramalan para ahli tersebut. “Globalisasi telah memicu
kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap
muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka”
(Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis
proyek “Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada
ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa
sekolah (Deschooling Socieiy),” yang secara ekstrimnya guru
tidak lagi diperlukan. Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan
masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat
diakses oleh siapapun tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun
pengalaman pendidikan sebelumnya.



Mason R. (1994) berpendapat bahwa
pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi
yang memungkinkan berinteraksi dan kolaborasi, bukannya gedung
sekolah. Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat
meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk
pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi
kesejahteraan ekonomi. Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa
pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat “Saat
itu juga (Just on Time). Teknik pengajaran baru akan bersifat dua
arah, kolaboratif, dan inter-disipliner. Romiszowski & Mason
(1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia
Communication (CMC). Dari ramalan dan pandangan para cendikiawan di
atas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi,
pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah,
beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja
“saat itu juga” dan kompetitif.



Kecenderungan perkembangan dan implikasi dunia pendidikan di
Indonesia di masa mendatang adalah:



1. Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh
(Distance Learning).



2. Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam
sebuah jaringan.



3. Penggunaan perangkat
teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam
pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.



DISTANCE LEARNING Dengan adanya perkembangan
teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah
dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan
media internet untuk menghubungkan antar mahasiswa dengan dosennya,
melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat
jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan
sebagainya, semuanya itu sudah bisa dilakukan. Faktor utama dalam
distace learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak
adanya interaksi dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media
internet dimungkinkan untuk melakukan interaksi antar dosen dan
mahasiswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam
bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom,
interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online
meeting. Yang tidak bisa real time bisa dilakukan dengan
mailing list, discussion group, newsgroup, dan bulletin board. Dengan
cara di atas interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan
tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis
dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam
web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan
dapat di download oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis
yang dibuat oleh dosen dapat pula dialkukan dengan cara yang sama.
Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu
proses registrasi saja, apalagi di dukumg dengan metode pembayaran
online.



Suatu pendidikan jaraj jauh berbasis web antara lain harus memiliki
unsure sebagai berikut:



1. Pusat kegiatan siswa ; sebagai suatu community web based distance
learning harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan
mahasiswa, dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi
kuliah, mencari informasi dan sebagainya.



2. Interaksi dalam grup; Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama
lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen
dapat hadir dalam grup ini untuk memberikan sedikit ulasan materi
yang diberikanya.



3. Sistem administrasi mahasiswa; dimana para
mahasiswa dapat meliahat informasi mengenai status mahasiswa,
prestasi mahasiswa dan sebagainya.



4. Pendalaman materi dan ujian; Biasanya dosen
sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk
pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada
akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi oleh web
based distance learning



5 Perpustakaan digital; Pada bagian ini,
terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku
tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan
sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk
database.



6 Materi online diluar mata kuliah; Untuk
menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya.
karena pada bagian ini, dosen dan mahasiswa dapat langsung terlibat
untuk memberikan bahan lainya untuk dipublikasikan kepada mahasiswa
lainnya melalui web.


















3. Kemamfaatan TIK dalam Pendidikan



Dengan mempelajari komputer, khususnya, serta
tekonologi informasi dan komunikasi, umumnya, kita bisa mendapatkan
bekal untuk mengambil mamfaat sebesar-besarnya dari penggunaan
komputer seraya manyaring semua dampak buruk dari teknologi informasi
ini. Selain itu, penguasaan komputer mutlak diperlukan dlam dunia
kerja dewasa ini karena hampir seluruh bidang memamfaatkan komputer,
seperti bisnis, hukum, seni, penerbitan, broadcasting, sains,
kedokteran, fashion, pendidikan ,militer, periklanan, dan
pemerintahan. Mamfaat dari perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi dalam bidang pendidkan tentulah sangat besar sekali
mamfaatnya, sebagai contoh :



Perpustakaan elektronik (e-library)
Revolusi teknologi informasi tidak hanya mengubah konsep pendidikan
diluar kelas tetapi juga membuka dunia baru bagi perpustakaan.
Perpustakan yang biasanya merupakan arsip buku-buku dengan dibantu
teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep
perpustakaan yang pasif menjadi lebih agresif dalam berinteraksi
dengan penggunanya. Dengan banyaknya poerpustakaan tersambung ke
internet, sumber ilmu pengetahuan yang biasanya terbatas ada di
perpustakaan menjadi tiadk terbatas.



Surat elektronik (e-mail) Dengan aplikasi
e-mail, seorang guru, orang tua, pengelola, dan siswa dapat dengan
mudah saling berhubungan. Pihak sekolah dapat membuat laporan
perkembangan siswa dan prestasi belajar baik diminta orang tua atau
pun tidak. Dalam kegiatan belajar diluar sekolah, siswa yang
menghadapai kesulitam materi pelajaran dapat bertanya lewat e-mail
kepada pihak sekolah atau guru bidang studi. Demikian pula untuk guru
yang berhalangan hadir dapat memberikan tugas via e-mail kepada
siswa.



Ensiklopedia Sebagian perusahaan yang
menjalankan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen
menggunakan CD-ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga duharapkan
ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan atau gambar
saja, tetapi juga video dan audio.



Jurnal atau majalah ilmiah. Salah satu
argumentasi umumnya di dunia pendidikan Indonesia adalah kurangny
akses informasi ke jurnal atau majalah ilmiah yang berada di internet
sehingga memudahkan bagi para siswa untuk mengakses informasi ilmiah
terkahir yang ada di seluruh dunia.



Pengembangan homepage dan sistim distribusi bahan belajar secara
elektronik (digital) Sistem pembelajaran melalui homepage dapat di
kembangkan dalam bentuk sekolah maya (virtual school) sehingga semua
kegiatan pembelajaran mulai dari akses bahan belajar, penilaian, dan
kegiatan administrasi pendudkung dapat secara online selama 24 jam. •
Video teleconference keberadaan teknologi informasi video
teleconference memungkinkan bagi anak-anak di seluruh dunia untuk
mengenal dan berhubungan satu dengan lainnya. Video teleconference di
sekolah merupakan sarana untuk diskusi, simulasi dan dapat digunakan
untuk bermain peran dalam kegiatan belajar mengajar yang bersifat
social. Disamping itu dapat pula untuk pengamatan proses eksperimen
dari seorang guru.





















































KESIMPULAN



Sejak tahun 1976, Indonesia telah memasuki era
informasi modern dengan beroperasinya SKSD PALAPA I. Di era informasi
ini, TI dan TK memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler
technology). Perkembangan TI dan TK dapat meningkatkan kinerja dan
memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat
dan akurat, termasuk dalam dunia pendidikanDengan perkembanga TI dan
TK yang sangat pesat ini, mau tidak mau, siap ataupun tidak siap,
akan semakin deras mengalirkan informasi dengan segala dampak positif
dan negatifnya ke masyarakat Indonesia. Perkembangan TI dan TK
memperhatikan bermunculanya berbagai jenis kegiatan yang berbasis
pada teknologi ini, termasuk dalam dunia pendidikan. Seperti
penggunaan e-learning, e-library, e-education, e-mail, e-laboratory,
dan lainnya. Seperti ramalan dan pandangan cendekiawan tentang
pendidikan di masa depan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi,
pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah,
beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktifitas kerja
“saat itu juga” dan kompetitif. Dalam kehidupan kita
dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi
merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai
teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.




















































ARTIKEL



Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah TIK

























































Disusun Oleh:



Chaerul Anwar S.



0805297






















PROGRAM S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR



FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN



UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA



2008






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar